<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tips Karir</title>
	<atom:link href="http://tipskarir.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tipskarir.com</link>
	<description>Kumpulan Tips Trik Menuju Jenjang Karir Yang Lebih Baik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Jun 2011 13:38:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Kebiasaan Yang Membuat Stress Di Kantor</title>
		<link>http://tipskarir.com/kebiasaan-yang-membuat-stress-di-kantor.html</link>
		<comments>http://tipskarir.com/kebiasaan-yang-membuat-stress-di-kantor.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2011 13:38:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tips Karir Sukses</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipskarir.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Menurut Anda, bekerja di kantor yang sekarang itu menyenangkan atau bikin stress? Jika jawabannya yang kedua, sudah saatnya Anda mengubah pola kebiasaan yang kurang baik di kantor. Tugas datang silih berganti, bos hobi ceramah, hingga teman sekerja yang tak bisa diajak bekerja sama memang bisa memicu stress di kantor. Selain itu, pola pegawai kantor yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut Anda, bekerja di kantor yang sekarang itu menyenangkan atau bikin stress? Jika jawabannya yang kedua, sudah saatnya Anda mengubah pola kebiasaan yang kurang baik di kantor.</p>
<p>Tugas datang silih berganti, bos hobi ceramah, hingga teman sekerja yang tak bisa diajak bekerja sama memang bisa memicu stress di kantor. Selain itu, pola pegawai kantor yang sering berdiam diri di balik kubikel dan makan siang seenaknya pun bisa memicu berbagai penyakit. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ada baiknya Anda mengubah beberapa kebiasaan di kantor.</p>
<p><strong>Makanan</strong>. Kesibukan di kantor memang membuat banyak energi terkuras. Ketika jarum jam menuju ke pukul 12 siang, Anda pun akan kalap melahan semua makanan. Sehat dan bergizi tak masalah yang penting kenyang. Barangkali itulah yang ada di benak pegawai kantor. Apalagi, pilihan makanan yang tersedia di sekitar kantor cenderung siap saji, mulai dari ayam goreng, bebek bakar, hingga makanan bersantan.</p>
<p>Makanan-makanan tersebut memang tak dilarang, tetapi ada baiknya Anda mengkombinasikan makanan tersebut. Misalnya, dalam seminggu usahakan memilih menu makanan yang berserat, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan tentu minum air putih. Menu pilihan makanan seperti ini bisa dengan mudah ditemui di warung makan seperti warteg.</p>
<p><strong>Bergerak</strong>. Pola sekat-sekat kubikel memang membuat para pegawai lebih fokus dan nyaman dalam bekerja. Namun, di sisi lain, kenyamanan ini membuat banyak pegawai malas beranjak dari kursinya. Apalagi dengan tersedianya fasilitas telepon kantor. Mau bicara dengan teman tinggal telepon.</p>
<p>Jika Anda termasuk pegawai tipe seperti ini, siap-siap mengalami gangguan pegal pada pinggang dan punggung. Jelas saja, coba Anda hitung selama sehari berapa jam waktu Anda duduk di kursi kantor? Ada baiknya Anda menyempatkan diri beranjak dari kursi untuk sekedar jalan-jalan ke toilet atau menyambangi rekan yang sedang santai.</p>
<p><strong>Tidur</strong>. Bagi pegawai kantor yang biasa lembur, waktu tidur pasti akan berkurang. Bagi mereka, rumah ibarat hotel. Berangkat pagi dan pulang malam hanya untuk tidur. Masalahnya, jam masuk kerja yang terlalu pagi membuat banyak pegawai mengalami kekurangan tidur. Hasilnya, kombinasi lelah dan udara AC yang sepoi-sepoi berhasil membuat mereka terkantuk-kantuk di kantor.</p>
<p>Sebagai salah satu solusi, Anda bisa memanfaatkan waktu istirahat makan siang sekitar 15-30 menit untuk mengistirahatkan pikiran dan fisik. Beruntung jika kantor Anda memiliki semacam ruang santai. Jika tidak, Anda bisa menuju ruang ibadah untuk menjernihkan makanan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipskarir.com/kebiasaan-yang-membuat-stress-di-kantor.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencari Kesenangan di Kantor</title>
		<link>http://tipskarir.com/mencari-kesenangan-di-kantor.html</link>
		<comments>http://tipskarir.com/mencari-kesenangan-di-kantor.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 May 2011 16:57:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tips Karir Sukses</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipskarir.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Bagi kalian yang merupakan pegawai kantoran, tidak dapat disangkal bahwa kehidupan sosial lebih banyak terjadi di kantor dan dengan lingkungan yang itu-itu saja setiap harinya, sehingga tak jarang kebosanan datang melanda. Oleh karena itu Anda wajib untuk berinteraksi dengan teman dan lingkungan kantor. Setiap orang memang tidak sama dalam berinteraksi atau bersosialisasi, ada yang sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi kalian yang merupakan pegawai kantoran, tidak dapat disangkal bahwa kehidupan sosial lebih banyak terjadi di kantor dan dengan lingkungan yang itu-itu saja setiap harinya, sehingga tak jarang kebosanan datang melanda. Oleh karena itu Anda wajib untuk berinteraksi dengan teman dan lingkungan kantor. Setiap orang memang tidak sama dalam berinteraksi atau bersosialisasi, ada yang sangat pandai atau cepat dalam berinteraksi dan ada juga yang mengalami kesulitan. Tetapi bagaimanapun akan lebih baik jika Anda membuka interaksi yang luas dengan rekan-rekan kantor Anda.</p>
<p><span id="more-21"></span>Berinteraksi dengan lingkungan kantor merupakan hal yang penting dalam kehidupan, hal itu dimaksudkan agar Anda dapat menikmati suasana yang nyaman dalam kehidupan sosial Anda dengan demikian Anda dapat mencari kesenangan di kantor yang tentunya bisa memberi warna dalam kehidupan dan pekerjaan. Kesenangan di kantor merupakan bentuk dari sebuah kenyamanan yang tentunya akan dapat membuat kerja Anda makin semangat karena Anda merasa nyaman dan senang. Kesenangan yang didapatkan di kantor sebenarnya bisa Anda dapatkan dengan cara yang mudah jika Anda bisa membuka diri dengan orang-orang di lingkungan kerja dan menikmatinya. Berikut ini beberapa hal yang bisanya dilakukan oleh para pegawai kantor untuk bisa menikmati kegiatan kerjanya di kantor dan tetap memperoleh kesenangan pula tanpa harus dilanda kebosanan:</p>
<p>Gunakan Waktu Makan Siang<br />
Pada saat jam makan siang gunakanlah waktu itu untuk berinteraksi dan bercanda dengan teman kantor Anda, bukalah pembicaraan mengenai hal-hal yang ringan dan dapat membawa keceriaan serta sejenak melupakan sibuknya pekerjaan sambil menikmati makan siang Anda.</p>
<p>Dengarkan Cerita Tentang Teman Kantor<br />
Disetiap kantor pastinya ada beberapa cerita-cerita atau gosip yang mengenai hal-hal yang lucu misalnya saja tentang teman kantor yang cinta lokasi atau dijodoh-jodohkan, dengarkanlah cerita-cerita tersebut sehingga Anda dapat merasa masuk kedalam pergaulan teman kantor dan dapat tertawa bersama.</p>
<p>Hangout bareng<br />
Untuk menghilangkan penat di kantor Anda bisa mencari kesenangan bersama teman-teman kantor Anda, buatlah rencana untuk jalan bersama waktu pulang kantor atau saat libur kantor misalnya cukup dengan karokean atau nonton bersama, semua itu bisa membuat Anda senang dan menikmati suasana akrab yang nyaman.</p>
<p>&#8211; diambil dari JobsDB.Com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipskarir.com/mencari-kesenangan-di-kantor.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Busana Tepat Saat Wawancara Kerja</title>
		<link>http://tipskarir.com/busana-tepat-saat-wawancara-kerja.html</link>
		<comments>http://tipskarir.com/busana-tepat-saat-wawancara-kerja.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 May 2011 07:37:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tips Karir Sukses</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipskarir.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Menggaet pekerjaan impian memang bukan hal yang mudah. Curriculum Vitae (CV) yang lengkap dan menarik pun tak cukup. Apalagi saat dihadapkan pada tes wawancara. Kepercayaan diri alias pe-de dan kemampuan menjawab pertanyaan dengan tangkas dan cerdas juga jadi penentu lolos tes kerja. Satu lagi, penampilan Anda dalam berbusana. Pakaian yang tepat tak berarti harus mahal. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menggaet pekerjaan impian memang bukan hal yang mudah. Curriculum Vitae (CV) yang lengkap dan menarik pun tak cukup. Apalagi saat dihadapkan pada tes wawancara. Kepercayaan diri alias pe-de dan kemampuan menjawab pertanyaan dengan tangkas dan cerdas juga jadi penentu lolos tes kerja. Satu lagi, penampilan Anda dalam berbusana.</p>
<p><span id="more-16"></span>Pakaian yang tepat tak berarti harus mahal. Paling penting, busana yang dikenakan haruslah pakaian formal yang bersih, sopan, dan rapi. Misalnya, untuk wanita rok paling tidak sepanjang lutut dan tidak terlalu ketat. Untuk pria, gunakan celana yang panjangnya pas dan kancingkan kemeja (jika perlu, pakailah dasi). Pastikan pula Anda nyaman dengan pakaian yang dikenankan.</p>
<p>Sebaiknya Anda tidak mengenakan busana yang bermotif terlalu ramai atau menggunakan terlalu banyak perhiasan, terutama saat melamar pekerjaan di bidang konservatif. Misalnya saja di bagian pemerintahan, perbankan, akuntan, dan lain-lain. Sebab, hal ini bisa mengalihkan perhatian dari wawancara. Bahkan, bisa-bisa Anda dikira main-main atau tak serius dalam melamar pekerjaan. Sementara itu, untuk melamar pekerjaan di bidang-bidang kreatif, semisal agensi iklan, Anda bisa tampil lebih atraktif.</p>
<p>Meskipun terkesan sepele, aroma tubuh juga mempengaruhi penilaian saat wawancara. Anda bisa menyemprotkan parfum, tetapi jangan berlebihan. Pewangi tubuh yang terlalu menyengat tentunya akan membuat pewawancara mengernyitkan dahi. Jika masih kurang percaya diri, kunyahlah permen karet dengan aroma mint. Atau untuk mengusir kemungkinan bau mulut, berkumurlah dengan cairan penyegar mulut.</p>
<p>Untuk make-up, Anda tak perlu berdandan terlalu menor. Poleskan kosmetik dengan warna-warna natural atau warna-warna lembut ke wajah, tetapi tetap tampil menarik. Jangan lupa untuk merapikan rambut saat akan diwawancara.</p>
<p>Pemilihan busana memang terlihat sebagai hal yang sepele. Namun tanpa Anda sadari, secara psikologis busana akan mencerminkan kepribadian sang pelamar kerja. Bisa jadi, penampilan akan menentukan kelanjutan nasib Anda di sebuah lowongan pekerjaan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipskarir.com/busana-tepat-saat-wawancara-kerja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kiat Menjadi Karyawan Masa Kini</title>
		<link>http://tipskarir.com/kiat-menjadi-karyawan-masa-kini.html</link>
		<comments>http://tipskarir.com/kiat-menjadi-karyawan-masa-kini.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2011 17:24:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tips Karir Sukses</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipskarir.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Kemampuan multitasking atau mengerjakan beberapa hal sekaligus memang patut dimiliki karyawan masa kini. Jika tak bisa melakukannya, bisa-bisa Anda akan kewalahan sendiri ketika menyelesaikan tugas. Akibatnya lagi, bisa jadi karir Anda akan terhambat atau malah dipecat dari jabatan gara-gara dianggap tidak mampu untuk bekerja dengan baik. Nah, untuk mengatasinya, berikut ini adalah beberapa kiat untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemampuan multitasking atau mengerjakan beberapa hal sekaligus memang patut dimiliki karyawan masa kini. Jika tak bisa melakukannya, bisa-bisa Anda akan kewalahan sendiri ketika menyelesaikan tugas. Akibatnya lagi, bisa jadi karir Anda akan terhambat atau malah dipecat dari jabatan gara-gara dianggap tidak mampu untuk bekerja dengan baik. Nah, untuk mengatasinya, berikut ini adalah beberapa kiat untuk menjadi karyawan teladan masa kini yang yang dapat Anda lirik dan praktekkan.</p>
<p><span id="more-8"></span>Pertama, <strong>perkirakanlah berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan tugas</strong>. Selain itu, <strong>aturlah kapan waktu Anda memulai mengerjakan tugas tersebut</strong>. Dengan kedua hal ini, Anda akan bersikap realistis terhadap rencana dan tugas-tugas. Jangan lupa, Anda juga perlu mempertimbangkan kemampuan Anda dan tim dalam menyelesaikan tugas tersebut.</p>
<p>Kedua, <strong>jangan terlalu terpaku pada lama waktu yang Anda rencanakan untuk mengerjakan suatu tugas</strong>. Jika Anda merencanakan untuk menyelesaikan tugas dalam waktu dua jam misalnya, usahakan untuk bisa menyelesaikannya lebih cepat dari rencana semula. Dengan demikian Anda dapat segera beralih ke tugas-tugas berikutnya.</p>
<p>Ketiga, <strong>kerjakanlah tugas Anda sesuai dengan prioritas</strong>. Jika tugas Anda cukup banyak, susunlah tugas-tugas tersebut sesuai dengan skala prioritas. Bisa dimulai dengan mengerjakan tugas yang sulit dahulu baru kemudian yang mudah. Atau juga dimulai dengan yang batas waktunya lebih dekat terlebih dahulu Jangan lupa untuk mengerjakan tugas tersebut dengan irama yang pas, tidak terlalu lambat atau cepat.</p>
<p>Keempat, <strong>kerjakanlah tugas Anda dengan disiplin yang ketat dan tepat</strong>. Kerjakan sesuai dengan skala prioritas dan usahakan tidak tergoda untuk melakukan hal-hal tidak penting di tengah-tengah pengerjaan tugas. Misalnya saja update status Facebook atau pun main game. Namun jika tugas sudah selesai, tidak ada salahnya untuk mengistirahatkan otak dan tubuh Anda sejenak dengan bermain game ataupun pergi ke luar ruangan dan menghirup udara segar.</p>
<p>Kelima, <strong>bersikaplah efisien</strong>. Hal ini sama dengan bersikap mudah dan berpikir praktis. Anda tak perlu menghabiskan waktu untuk berpikir rumit tentang bagaimana cara mengerjakan tugas. Intinya, jika memang suatu tugas dapat diselesaikan dengan cara sederhana, ya jangan dipersulit. Dengan bertindak efisien, niscaya tugas Anda akan lebih mudah diselesaikan dan Anda akan mendapatkan lebih banyak waktu lagi, baik untuk beristirahat maupun untuk menyelesaikan tugas yang berikutnya.</p>
<p>Selamat mencoba!</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipskarir.com/kiat-menjadi-karyawan-masa-kini.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelola Keuangan Di Awal Karir</title>
		<link>http://tipskarir.com/kelola-keuangan-di-awal-karir.html</link>
		<comments>http://tipskarir.com/kelola-keuangan-di-awal-karir.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Apr 2011 08:13:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tips Karir Sukses</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipskarir.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Bagi lulusan perguruan tinggi atau fresh graduate, mendapatkan pekerjaan setelah berpuluh-puluh kali memasukkan surat lamaran kerja tentunya menjadi kebanggan dan kepuasan yang tiada dunianya. Semangat berapi pun ditunjukkan pada awal bekerja. Ketika tiba saatnya akhir bulan atau awal bulan, mendapatkan gaji dari keringat sendiri pun menjadi sesuatu yang dinanti. Namun tak jarang para pekerja pemula [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi lulusan perguruan tinggi atau fresh graduate, mendapatkan pekerjaan setelah berpuluh-puluh kali memasukkan surat lamaran kerja tentunya menjadi kebanggan dan kepuasan yang tiada dunianya. Semangat berapi pun ditunjukkan pada awal bekerja. Ketika tiba saatnya akhir bulan atau awal bulan, mendapatkan gaji dari keringat sendiri pun menjadi sesuatu yang dinanti.</p>
<p><span id="more-4"></span>Namun tak jarang para pekerja pemula memandang gaji pertama merupakan &#8220;tiket emas&#8221; untuk bersenang-senang. Tanpa perhitungan yang tepat dan pengelolaan yang bijak, menjelang pertengahan bulan, tak ada dana yang tersisa untuk melanjutkan hari. Seharusnya, hal ini bisa disikapi sedari awal agar pada pertengahan bulan kantong tidak kosong.</p>
<p>Jadi, saat gaji pertama jatuh di tangan, sebaikanya Anda segera menentukan prioritas keuangan. Pengeluaran bulanan seperti biaya indekos, sewa apartemen atau kontrak rumah bagi yang tinggal di perantauan tentunya mendapatkan alokasi pertama. Selanjutnya adalah pengeluaran rutin seperti biaya makan sehari-hari dan biaya transportasi. Jika perlu, buatlah pos-pos penting untuk pengeluaran. Misalnya, belanja harian, uang transportasi, dan keperluan rumah tangga lainnya.</p>
<p>Menabung juga perlu Anda lakukan pada awal gajian. Anggaplah tabungan sebagai setoran rutin yang harus dilakukan. Apabila belum mampu menabung dalam jumlah besar, Anda bisa mengalokasikan 10 persen dari jumlah gaji.</p>
<p>Tak ada salahnya jika Anda juga menyiapkan dana pensiun pribadi meskipun dari perusahaan atau institusi tempat bekerja juga telah mengakomodasi. Anda juga perlu menyiapkan dana tak terduga. Misalnya untuk biaya berobat ke rumah sakit dan berderma untuk korban bencana alam.</p>
<p>Untuk mencegah agar tidak boros, sebaiknya simpan kartu kredit Anda agar tidak menggoda kebiasaan untuk berbelanja. Gunakan kartu kredit hanya pada saat-saat darurat.</p>
<p>Apabila jumlah tabungan telah mencapai angka tertentu, Anda bisa mencoba untuk memulai berinvestasi dalam bentuk saham, unit link, atau yang lainnya. Selebihnya, Anda bisa memanfaatkan sisa gaji untuk kebutuhan pribadi dan menyenangkan diri.</p>
<p>Agar efektif melakukan pengelolaan keuangan, Anda perlu melakukannya dengan disiplin. Tak perlu terlalu berhemat dan mengencangkan ikat pinggang. Asalkan Anda memperhitungkan keuangan dari awal, niscaya tak akan ada masalah keuangan yang menghadang di depan mata.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipskarir.com/kelola-keuangan-di-awal-karir.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

